top of page
< Back

M. Materi Kelas Mahir – Cara Waqaf – Bagian 2

Hallo sobat qalifa dimanapun kalian berada, dari yang muda sampai yang tua dan sedang belajar Al-Qur’an. Nah, kalian perlu tahu dan memahami salah satu materi mengenai baca Al-Qur’an khususnya pada pembelajaran kelas mahir yakni materi Cara Waqaf. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai materi Cara Waqaf Bagian 2.

M. Materi Kelas Mahir – Cara Waqaf – Bagian 2

Materi Kelas Mahir – Cara Waqaf – Bagian 2

Hallo sobat qalifa dimanapun kalian berada, dari yang muda sampai yang tua dan sedang belajar Al-Qur’an. Nah, kalian perlu tahu dan memahami salah satu materi mengenai baca Al-Qur’an khususnya pada pembelajaran kelas mahir yakni materi Cara Waqaf. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai materi Cara Waqaf Bagian 2.

Yuk, Simak Baik – Baik Yak!!

Hai – hai, apa yang ada dipikiran kamu kektika mendengar kata cara waqaf?
Waqaf sendiri dalam bahasa arab memiliki makna berhenti atau menahan. Sedangkan jika waqaf dilihat dari istilah dalam ilmu tajwid waqaf berarti berhenti sejenak ketika membaca suatu lafadz yang terdapat tanda waqafnya guna mengambil nafas agar dapat melanjutkan kembali ke ayat selanjutnya. Sehingga, Cara Waqaf memiliki makna, cara untuk melakukan waqaf atau cara untuk mewaqafkan.

Nah sobat!! Kira kira bagaimana nih? Sudah terbayang belum yang akan dibahas pada materi kali ini? Untuk memudahkan pemahaman kamu, berikut merupakan sub materi yang akan dibahas pada pembelajaran Cara Waqaf Bagian 2 :
Ta’ marbuthoh (ة) diganti Ha’ (ه) dan disukun.
Huruf akhir adalah Ta’ maftuhah (ت), dimatikan dan tetap berbunyi Ta’ mati + hams.
Ha’ (ه) disukun, pendek.
Tetap.
Mad dibaca panjang 2/4/6 ayunan dan Huruf akhir tidak dipantulkan.
Jika huruf akhir adalah huruf qalqalah, Maka disukun dan dipantulkan.
Huruf akhir disukun dan dibaca panjang 2/4/6 ayunan serta dipantulkan.
Ditahan 1 ayunan kemudian dipantulkan.
Huruf akhir disukun dan dipantulkan.
Waqaf Isyarat
Huruf qalqalah tetap dipantulkan, Huruf akhir disukun.
Matikan hamzah (أ)! Kemudian bunyikan suara “n” sejenak hanya melewati hidung bukan mulut.
Matikan hamzah (أ)! Kemudian bunyikan desisnya suara “s”.
Hindari tawallud (memantulkan huruf mati yang terletak sebelum huruf akhir).

Bagaimana, apakah kamu sudah paham terkait materi Cara Waqaf Bagian 2?
Jika, sudah paham diingat-ingat terus ya sobat Qalifa. Untuk komentar, saran dan masukan, serta pertanyaan mengenai layanan Qalifa Indonesia, sobat bisa DM di Instagram @qalifaindonesia atau kirim email ke qalifachannel@gmail.com

Jangan sampai ketinggalan kabar dan informasi terbaru dari Qalifa Indonesia!
❁ Instagram : https://www.instagram.com/qalifaindonesia/
❁ Facebook : https://www.facebook.com/Qalifa-Indonesia-100443961843704/
❁ TikTok : https://www.tiktok.com/@qalifa_indonesia
❁ Website : https://www.qalifaindo.com/

Akses Materi
bottom of page