top of page
< Back

N. Materi Kelas Mahir – Cara Waqaf – Bagian 3

Hallo sobat qalifa dimanapun kalian berada, dari yang muda sampai yang tua dan sedang belajar Al-Qur’an. Nah, kalian perlu tahu dan memahami salah satu materi mengenai baca Al-Qur’an khususnya pada pembelajaran kelas mahir yakni materi Cara Waqaf. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai materi Cara Waqaf Bagian 3.

N. Materi Kelas Mahir – Cara Waqaf – Bagian 3

Materi Kelas Mahir – Cara Waqaf – Bagian 3

Hallo sobat qalifa dimanapun kalian berada, dari yang muda sampai yang tua dan sedang belajar Al-Qur’an. Nah, kalian perlu tahu dan memahami salah satu materi mengenai baca Al-Qur’an khususnya pada pembelajaran kelas mahir yakni materi Cara Waqaf. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai materi Cara Waqaf Bagian 3.

Yuk, Simak Baik – Baik Yak!!

Hai – hai, apa yang ada dipikiran kamu kektika mendengar kata cara waqaf?
Waqaf sendiri dalam bahasa arab memiliki makna berhenti atau menahan. Sedangkan jika waqaf dilihat dari istilah dalam ilmu tajwid waqaf berarti berhenti sejenak ketika membaca suatu lafadz yang terdapat tanda waqafnya guna mengambil nafas agar dapat melanjutkan kembali ke ayat selanjutnya. Sehingga, Cara Waqaf memiliki makna, cara untuk melakukan waqaf atau cara untuk mewaqafkan.

Nah sobat!! Kira kira bagaimana nih? Sudah terbayang belum yang akan dibahas pada materi kali ini? Untuk memudahkan pemahaman kamu, berikut merupakan sub materi yang akan dibahas pada pembelajaran Cara Waqaf Bagian 3 :
Pantulkan huruf mati yang terletak sebelum huruf akhir kemudian matikan huruf setelahnya.
Ikhfa’ tetap dibaca dengung 2-3 ayunan.
Bila akhir kalimat hurufnya bertasydid, Maka ketika waqof ditahan sejenak
Ro’ (ر) tafkhim dan ditahan sejenak.
Ro’ (ر) tarqiq dan ditahan sejenak.
Huruf akhir disukun dan dengung (ditahan 2 atau 3 ketukan).
Mad Panjang 6 ayunan dan nun mati ditahan 2-3 ayunan.
Hamzah (ؤ) dimatikan (ditekan) bila waqaf dan dibaca pendek bila washal.
Mad aridl lissukun dibaca panjang 6 ayunan kemudian ditekan untuk mematikan hamzah (ؤ), dan bila washal hamzah dibaca pendek.
Dal (د) dipantulkan tetapi suara pantulannya agak ke huruf i (bibir disenyumkan).
Ghin (غ) disukun dan suaranya mengarah ke kasroh (bibir disenyumkan).
Dal (د) dan Wau (و) ditekan.
Ha’ (ح) dan Ya’ (ي) ditekan.

Bagaimana, apakah kamu sudah paham terkait materi Cara Waqaf Bagian 3?
Jika, sudah paham diingat-ingat terus ya sobat Qalifa. Untuk komentar, saran dan masukan, serta pertanyaan mengenai layanan Qalifa Indonesia, sobat bisa DM di Instagram @qalifaindonesia atau kirim email ke qalifachannel@gmail.com

Jangan sampai ketinggalan kabar dan informasi terbaru dari Qalifa Indonesia!
❁ Instagram : https://www.instagram.com/qalifaindonesia/
❁ Facebook : https://www.facebook.com/Qalifa-Indonesia-100443961843704/
❁ TikTok : https://www.tiktok.com/@qalifa_indonesia
❁ Website : https://www.qalifaindo.com/

Akses Materi
bottom of page